Menko Luhut Undang Investor Mobil Listrik dan Hidrogen Korea Berinvestasi di Indonesia

Denpasar (SN)-Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjdaitan meminta kepada investor asal Korea untuk berinvestasi di Indonesia. Hal ini disampaikan Luhut saat mengunjungi Hyundai Kia Motor di Korea, Kamis sore (13/12). Luhut Pandjaitan mengatakan Indonesia bisa saja menggunakan mobil bertenaga listrik dan hidrogen. "Kita terbuka untuk investor dari mana saja dalam rangka memasuki industri mobil listrik atau bertenaga listrik dari mana saja dia, dan mendorong mereka membangun industrinya di Indonesia," ujar Menko Luhut saat berkunjung ke fasilitas riset dan pengembangan Hyundai Kia Motor atas undangan perusahaan tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Menko Luhut disambut oleh Head of Research and Development Hyundai and Kia, Mr. Albert Biermann.

Dalam kunjungan tersebut Mr Biermann dan para staff Hyundai Kia motor memperlihatkan beberapa kendaraan produksi perusahaan tersebut yang memproduksi mobil listrik yang digerakkan oleh motor listrik dan mobil bertenaga hidrogen yang digerakkan oleh listrik dari hasil reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen.  Menko Luhut mengatakan kedua jenis ini memiliki kelebihan masing-masing. Mobil listrik lebih mudah dalam pengisian baterai, dapat dilakukan di rumah atau di tempat-tempat pengisian baterai. Teknologinya sudah berkembang karena sudah mulai diproduksi. "Mobil bertenaga listrik selain lebih bersih juga dapat membuat udara lebih bersih, ini sebenarnya yang sangat kita butuhkan karena tingkat polusi yang tinggi di Jakarta.  Tetapi mobil jenis hidrogen membutuhkan biaya lebih besar dalam penyediaan infrastruktur pendukung untuk penyediaan gas hidrogen," ujarnya di sela-sela kunjungan tersebut.

Menko Luhut mengatakan, hal-hal tersebut akan dibicarakan dan dipelajari bersama jajarannya saat kembali ke tanah air.  Mr. Biermann mengatakan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat dari mobil hidrogen ini adalah prioritas utama perusahannya. "Sebelum melakukan pemasaran penting bagi kami untuk memberi pembelajaran kepada orang banyak tentang manfaat kendaraan hidrogen ini," ujarnya.  Menurut Menko Luhut demi generasi muda yang lebih sehat, mobil hidrogen ini bisa menjadi pilihan. Saat menyaksikan video tentang cara kerja mobil hidrogen,  ia kagum dan menyebut mobil tersebut sebagai 'mesin pembersih berjalan Pada kesempatan itu Menko Luhut mendapat kesempatan melakukan test drive mobil hidrogen di dalam lingkungan fasilitas Hyundai. Sn03

Leave a reply