15 Ribu Personil Khusus Kawal Delegasi VVIP

Denpasar (SN)-Panglima Komando Gabungan (Pangkogab) Pengamanan IMF dan World Bank Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan memimpin gelar pasukan pengamanan VVIP untuk para delegasi dari 89 negara di dunia yang akan menghadiri Sidang IMF dan World Bank di Nusa Dua Bali 8-14 Oktober 2018. Gelar pasukan dilakukan di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Minggu (7/10). Turut hadir dalam pagelaran pasukan tersebut antara lain Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Pangdam IX Udayan Mayend TNI Beny Susianto dan seluruh elemen lainnya. Sekitar 15 ribu personil gabunga baik dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan sebagainya. Turut dihadirkan berbagai Alutsista yang diperlukan mulai dari helikopter, Tank Anoa, kendaraan lapis baja, kendaraan taktis dan berbagai jenis Alutsista lainnya.

 

Menurut Herdiawan, dalam apel gelar pasukan ini lebih bertujuan untuk sinergisitas antara berbagai unsur terutama TNI dan Polri yang secara khusus mengawal VVIP. "Dalam kegiatan ini sudah ada perencanaan yang sangat baik. Sinergisitas sudah sampai kepada tingkat individu. Sinergi antarindividu antara TNI dan Polri di lapangan menjadi kunci utama pelaksanaan kegiatan pengamanan. Sehingga apa yang sudah digariskan oleh Ketua Panitia Nasional Luhut Binsar Panjaitan, sudah dapat di-breakdown- satu persatu. Setiap individu mampu melaksanakan tugasnya masing-masing serta mampu menjalin komunikasi di lapangan demi keamanan dan kenyamanan tamu VVIP," ujarnya.

Kasum Mabes TNI tersebut melanjutkan, dalam kegiatan apel gelar pasukan ini sudah dapat insert di masing-masing sub-Satgas di lapangan. Namun perlu diperhatikan agar kegiatannya tidak menyolok, dan jangan sampai ada kesan berlebihan seperti mau perang saja. Sekalipun tidak muncul di permukaan, tetapi pengamanan tetap dilakukan dengan super ketat. "Tentunya kegiatan pengamanan tidak mencolok, seperti mau perang dunia ketiga saja. Tetapi tetap melakukan pengamanan secara ketat. Tidak mencolok tetapi ketat. Faktor quik reaction atau kecepatan dalam tindakan bila terjadi sesuatu sangat diutamakan. Makanya harus jaring komunikasi antara Sub Satgas sangat diperlukan," ujarnya.

Sementara Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan, yang dimaksud dengan tamu VVIP adalah Presiden World Bank, Direktur Manajer IMF, para kepala negara, pejabat setingkat kepala negara, Sekjen ASEAN. Pengamanan dilakukan secara bersama-sama antara TNI dan Polri. "Pengamanan dilakukan secara bersama-sama untuk VVIP," ujarnya. Saat ini sterilisasi dilakukan setiap hari, di seluruh area Nusa Dua, di lokasi penginapan para delegasi, obyek-obyek wisata, fasilitas publik. Acara puncak tanggal 10 sampai 12, karena saat itu akan datang banyak kepala negara, namun sterilisasi dilakukan setiap harus. Saat ini seluruh sepeda motor tidak boleh masuk ke wilayah Nusa Dua. Setiap pergerakan orang diperiksa, mobil-mobil juga diperiksa.(Sn03)

Leave a reply