Jokowi: GWK itu Maha Karya Anak Bangsa

Denpasar (SN)-Presiden RI Joko Widodo mengatakan, Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) adalah maha karya anak bangsa. "Pada malam hari ini saya sangat senang bersama bapa ibu saudara-saudari sekalian menyaksikan maha karya anak bangsa Patung GWK," ujar Jokow disambuit tepuk tangan meriah sekitar 2 ribu undangan yang hadir.

Menurut Jokowi, disebut maha karya karena Patung GWK adalah patung tembaga terbesar dunia, GWK adalah patung rertinggi nomor 3 dunia. "Tadi saya mendapat penjelasan bahwa Patung GWK lebih tinggi dari Patung Liberty di Amerika," ujarnya. Jokowi menegaskan, selesainya maha karya ini bukan hanya membanggakan masyarakat Bali, tetapi juga membanggakan masyarakat Indonesia. Karena hal ini membuktikan bahwa sebagai bangsa besar, Indonesia bukan hanya mewarisi karya-karya besar dari peradaban masa lalu, yang sangat indah, yang mengagumkan dunia seperti Borobudur, Prambanan, tetapi di era kekinian, bangsa kita juga bisa bekrarya, berkreasi, untuk membangun sebuah peradaban untuk melahirkan maha karya yang baru yang juga membanggakan kita semua, yang diakui dan dikagumio dunia.

Di Bali, kemegahan patung ini, ada satu hal yang membanggakan dan menginsprirasi semua orang, yakni karya besar dimulai dari keberanian untuk mempunyai gagasan-gagasan, keberanian untuk memiliki mmpi besar, keberanian untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Tanpa keberanian sulit lahir karya besar. Karya besar GWK ini bukan hanya menjadi ikon pariwisata dan budaya Indonesia atau Bali, tetapi mempunyai tapak sejarah, bahwa bangsa kita akan memulai karya beasr tanpa ide besar, jika kita memulai dengan ide-ide besar. Ide-ide besar ini terus menerus kita kerjakan, kita perjuangkan. Sebagaimana Patung GWK ini akhirnya baru bisa terwujud setelah menunggu 28 tahun.

Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, kemajuan seni dan budaya harus dipadukan dengan teknologi, GWK dirancang oleh Nyoman Nuarta, dirancang dengan ilmu pengetahuan, dipadukan dengan seni dan budaya Bali. Dengan kemajuan teknologi maka GWK akan bertahan kurang lebih 100 tahun. Dan 100 tahun lagi, GWK akan tetap menjadi karya peradaban yang dibicarakaan, yang menjadi kebanggan bangsa, menjadi warisan bagi generasi bangsa Indonesia. "Saya berterima kasih dan apresiasi kepada Nyoman Nuarta atas gagasan besarnya, atas keberaniannya, atas iktiarnya selama ini, didukung oleh pekerja seni yang besar, yang bekerja di ketinggian 121 meter, untuk melahirkan karya besar ini," ujarnya. (Sn03)

Leave a reply