Garuda Buka Dua Penerbangan ke Cina Sekaligus

Denpasar (SNC)-Maskapai Nasional Garuda Indonesia meresmikan dua  penerbangan langsung sekaligus yakni Denpasar-Xian dan Denpasar-Zhengzhou. Dua penerbangan tersebut diresmikan pada Selasa (30/1) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai Bali. General Manajer For Bali PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Nano Setiawan mengatakan, peresmian dua penerbangan langsung tersebut dari Denpasar ke Xian dan Xhengzheu merupakan bagian dari pengembangan jaringan yang dilaksanakan Garudan Indonesia untuk memperluas jaringan penerbangan pada sektor regional Tiongkok. "Awalnya, kedua rute tersebut pada tahun 2017 hanya merupakan penerbangan charter untuk menangkap wisatawan dari kedua kota besar tersebut. Setelah charter, terjadi peningkatan penumpang yang cukup signifikan. Makanya di tahun 2018 ini, penerbangan dari dan ke kedua kota tersebut ditingkatkan menjadi penerbangan reguler," ujarnya di Denpasar, Senin (29/1).

Menurutnya, penerbangan langsung dari Denpasar ke kedua kota tersebut memiliki prospek pasar yang besar. Pertama, untuk di Xian, kota ini sebagian besar adalah warganya beragama muslim. Sebagai warga muslim, mereka tentunya akan senang ke Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia. Bali menjadi daya tarik tersendiri karena destinasi di negara muslim terbesar di dunia yang sangat terkenal kesohorannya. "Jadi wisata religi akan menjadi potensi pasar tersendiri dan Bali menjadi target utama wisata religi tersebut," ujarnya. Kedua, di Kota Zhengzhou merupakan kota industri dan kota tua. Penduduk di kota ini terdiri dari warga kelas menengah karena selain sebagai kota industri juga sebagai kota tua. Wisata budaya akan menjadi terkenal di kota ini. Selain kota tua, juga merupakan kota green city dan dijuluki Shaolin Temple atau kota kungfu. "Kita optimis, pembukaan penerbangan langsung ini akan meningkatkan prospek pasar wisata asal China ke Bali," ujarnya.

Menurutnya, dengan dibukanya dua penerbangan langsung tersebut, maka sampai saat ini total penerbangan langsung ke Cina dari Denpasar sudah mencapai 14 penerbangan. Jumlah ini sangat ideal untuk menangkap 120 juta wisatawan Cina yang bepergian ke berbagai negara di dunia. Dari jumlah tersebut, baru 5,6 juta yang datang ke Indonesia dari 120 juta orang Cina yang bepergian ke luar negeri. Dari 5,6 jutaa tersebut, hanya 1,3 juta yang datang ke Bali. Sisanya tersebar di Manado, Jakarta dan berbagai kota besar lainnya di Indonesia. Sekalipun baru 1,3 juta orang yang masuk Bali, namun saat ini pasar Cina sudah berhasil menyalip pasar Australia dan Jepang yang hanya mencapai 60 persen di tahun 2017. Sementara pasar Cina sudah mencapai 70 persen. (Snc03)

Leave a reply