Jenderal Gatot Bicara Soal Produksi Film Laksamana Malahayati

Jakarta, (SNC) - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan untuk menumbuhkan motivasi kecintaan kepada bangsa dan negara dapat dilakukan lewat film. Hal itu disampaikan Gatot usai menyaksikan Festival Film Nusantara (FFN) dalam rangka HUT TNI Ke-72 di Gedung Teater Taman Ismail Marzuki, Selasa (10/10).

"Film ini menumbuhkan motivasi, kemudian menumbuhkan kecintaan kepada bangsa," kata Gatot.
Gatot pun mengapreasi berbagai film yang masuk dalam nominasi FFN tersebut, karena menurutnya film-film tersebut berhasil menggali berbagai kebudayaan yang dimiliki Indonesia.

"Kita ingat, kita bisa merdeka karena budaya kita yang bersatu, kita punya budaya gotong royong, Pancasila itupun diambil dari kearifan lokal budaya dan agama," ujar Gatot.

Gatot berpendapat, lewat sebuah film yang mengangkat tentang kearifan budaya Indonesia, diharapkan dapat membuat masyarakat untuk kembali mengingat berbagai budaya yang dimiliki Indonesia. Karena percuma masyarakat bilang Pancasila, namun budaya Indonesia hilang.

"Yang paling penting lagi adalah mereka semua menggali budaya asli yang sudah akan hilang, padahal budaya merupakan kekuatan hakiki dari bangsa Indonesia, ini semangat kita," imbuh Gatot.

Selain itu, Gatot juga menyampaikan tentang rencana Mabes TNI, khususnya dari TNI Angkatan Laut yang akan membuat film Malahayati.

BACA JUGA

Gatot menuturkan Malahayati merupakan seorang laksamana wanita yang lulus dari sebuah akademi angkatan laut di Aceh. Malahayati, lanjutnya merupakan laksamana wanita yang bertugas sebagai intelijen kerajaan.

Menurut Gatot proses pembuatan film tersebut membutuhkan waktu cukup panjang. Pasalnya, pihaknya harus melalukan studi kepustakaan hingga ke Turki untuk menggali lebih dalam sosok Malahayati.

"Kami perlu mengadakan studi kepustakaan sehingga benar-benar berhasil dan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Mudah-mudahan tahun ini kami bisa produksi," kata Gatot.

Gatot pun berharap film Malahayati tersebut tidak hanya sukses di Indonesia tetapi juga sukses di kancah perfilman internasional.

"Kita tunjukkan kepada dunia kalau kita punya laksamana Malahayati," ujarnya.

Leave a reply