Paguyuban Tionghoa Bali Perkenalkan Senam S3 AW

Denpasar(SNC)- Paguyuban Tionghoa Bali akan memperkenalkan senam Sehat, Semangat, Senang (S3) Andrie Wongso (AW) kepada masyarakat Bali. Paguyuban Tionghoa Bali itu terdiri dari Persatuan Xiangqi Indonesia( PEXI),Paguyuban Indonesia Tionghoa (INTI) Bali dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia(PSMTI). Senam S3 AW tersebut merupakan senam kesehatan baik jasmani maupun rohani yang bisa diikuti oleh segala usia, segala macam kondisi tubuh baik sehat maupun sakit ringan. Ketua INTI Bali Sudiarta Indrajaya menegaskan, Senam S3 AW akan diperkenalkan secara massal di Bali. "Senam ini sangat berguna bagi kesehatan, baik mental, spiritual maupun jasmani. Peserta tinggal mengikuti gerakannya, tetapi jangan dipaksakan bila tubuh terlalu sakit atau nyeri. Gerakan bisa disesuaikan dengan kemampuan peserta. Senam ini sangat cocok di Bali karena gaya hidup dan pola makan orang Bali yang kadang-kadang bisa menyebabkan atau mendatangkan banyak masalah bagi kesehatan," ujarnya di Denpasar, Jumat (18/8).

Menurutnya, acara tersebut digelar dalam rangkaian untuk menyemarakan HUT RI ke-72 dengan tema "Bersatu, Bersama, Bekerja Untuk Indonesia". Selain senam S3 AW, acara tersebut akan digelar bersama dengan Bazar Amal sehari penuh, pengundian kupon berhadiah, lomba catur eksebisi, lomba menggambar untuk anak-anak dengan biaya pendaftaran 20 ribu. Seluruh rangkaian acara tersebut akan digelar di halaman Vihara Satya Dharma, Jalan Pelabuhan Benoa Denpasar pada hari Minggu (20/08/2017) mendatang. Indrajaya, mengtakan, pihaknya juga turut mensupport agenda perdana yang diselenggarakan oleh Pexi Bali tersebut. "Kita hadirkan Senam S3 oleh Andrie Wongso (AW) yang merupakan motivator no.1 Indonesia. Karena beliau adalah sosok atau figur yang digemari di Indonesia dan motivasinya itu mampu membuat semangat banyak orang termasuk atlit Pexi itu banyak dimotivasi oleh beliau," ujarnya

Ketua PEXI Bali Awaludin Ahai mengatakan, tujuan acara tersebut murni untuk penggalangan dana jelang pertandingan olahraga Xiangqi atau dikenal catur gajah dimana pada tahun ini pertandingan tersebut masuk di ajang Porprov Bali XIII di Kabupaten Gianyar, Bali.

"Pertandingan ini juga disebut catur gajah dimana tahun ini, kita sudah masuk KONI. Penggalangan dana yang kita gelar sekarang ini murni untuk eksebisi Porprov September di Gianyar tepatnya di Klenteng, Blahbatu karena itu kita harapkan dengan penggalangan dana tersebut bisa kita memajukan Pexi Bali tentunya," ucapnya.

Ketua PSMTI Hendra Ariska Wasita menegaskan, jika seluruh hasil penggalangan dana pihaknya memang murni untuk kepentingan olahraga. Sekedar informasi, olahraga yang seperti permainan catur dan melatih otak itu membutuhkan dana yang sangat banyak seperti untuk latihan. "Xiangqi sendiri, sudah ada sejak jaman era reformasi tahun 1998. Meski murni untuk eksebisi, misi kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat," ujarnya

Dengan kegiatan tersebut pihaknya sebagai suku etnis Tionghoa tidak ada lagi diskriminasi horizontal yang bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa. "Karena itu dalam skala nasional konflik horizontal termasuk di Bali seperti rasisme, radikalisme itu bisa diredam kalau tidak ada paguyuban mungkin lebih buruk," ujarnya. Dengan semangat HUT Kemerdekaan RI, dengan tema "Bersatu Bersama Bekerja untuk Indonesia" bisa terwujud. Apalagi dengan jumlah yang minoritas sekitar 600 KK, dimana PSMTI merupakan induk dari dua organisasi tersebut, diharapkan tidak ada lagi konflik horizontal di Indonesia. "Di Bali nyaris tidak ada laporan konflik horizontal perselisihan sesama Tionghoa baru ada. Pointnya kita ingin menunjukkan dengan keberagaman, kita mampu mewujudkan kesatuan dan persatuan khususnya di Pulau Bali," jelasnya Sementara itu agenda tersebut pihaknya telah menyiapkan bazar sekitar 60 stand yang dikemas seharian penuh, donor darah, pasar murah, akupuntur, tusuk jarum dll, lomba menghias kue TK dan SD, lomba menggambar dan mewarnai TK dan SD, pentas seni, dan pengundian kupon berhadiah PEXI Bali dimana warga bisa membeli tiket kupon berhadiah seharga Rp 20 ribu dimana disediakan hadiah sekitar 217 buah untuk masyarakat. Acara tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. (Snc2)

Leave a reply