BUMN Bersinergi, Bantu Datangkan 3 Juta Turis Tahun 2019

Lombok - Pemerintah menargetkan kunjungan 20 juta turis mancanegara pada 2019. BUMN pun saling bersinergi untuk ikut membantu tercapainya target tersebut.

Menteri BUMN Rini Soemarno beserta jajarannya dan para petinggi BUMN mengadakan Rakor BUMN di Sheraton Senggigi Beach Resort, Lombok, NTB pada Jumat (27/7/2017) sore. Usai rapat Menteri Rini beserta beberapa Dirut BUMN melepaskan penyu ke laut lepas dari tepi Pantai Senggigi.

Ditemui usai rakor dan pelepasan penyu, Menteri Rini menjelaskan mengenai sinergi BUMN terkait pengembangan pariwisata di Tanah Air, serta menargetkan untuk dapat ikut menyumbang angka kunjungan wisatawan asing.

"Dari aktivitas BUMN kita harus bisa menambah 3 juta di akhir 2019," ujar Rini kepada awak media di Sheraton Senggigi Beach Resort.

Ia meminta petinggi BUMN dan jajarannya untuk bersinergi dan saling berperan aktif membangun pariwisata dari berbagai bidang.

"Ayo BUMN kita bersinergi. Nanti saya akan membentuk satgas, untuk kita bersama berperan aktif untuk bisa membantu pemerintah untuk kita menambah wisatawan mancanegara dari grup BUMN," jelas Rini.

Untuk itu harus diketahui pula turis dari negara mana yang akan menjadi target pasar. Misalnya saja turis dari India, Jepang, Korea, China dan Australia. Kemudian dilihat pula di berbagai destinasi Indonesia yang jadi favorit, bagaimana keadaan infrastrukturnya.

"Kita lihat wisatawan ini ke daerah mana, daerah ini infrastrukturmya seperti apa, hotelnya cukup atau tidak," tuturnya.

Jika hotel di destinasi yang diunggulkan dirasa belum cukup, maka BUMN seperti Patrajasa serta Hotel Indonesia Group bisa ikut membantu. Tak ketinggalan pula untuk memaksimalkan homestay.

"Kalau bisa mendorong kearifan lokal kita bantu mendorong homestay. Kemudian melakukan pelatihan untuk masyarakat bisa memberikan pelayanan kepada wisatawan," ucapnya.

Lalu, karena Indonesia potensi wisata baharinya begitu besar, maka pelayaran kapal pesiar pun akan diperbanyak. Nantinya akan hadir kapal pesiar yang membawa traveler ke berbagai destinasi wisata bahari unggulan Tanah Air.

"Karena kita kepulauan, kita sudah tentukan mana saja setelah hari raya akan mengoperasikan cruise ship yang keliling di daerah selatan. Dari Bali ke Labuan Bajo, Lombok muter, kemudian ada yang dari Wakatobi, Ternate," jelas Rini.

Untuk pembangunan hotel di Mandalika, serta infrastruktur akan mulai ditambah tahun depan. Sehingga bisa lebih siap menerima kunjungan turis.

"Kita harapkan ini semua akan mulai 2018 ditambah infrastruktur jalan, infrastruktur air dan semua akan terselesaikan 2018. Insya Allah 2018 sudah siap untuk menerima wisatawan yang lebih besar," tegasnya.

Leave a reply